Ota Lapau "Hubungan Makan Pinang jo Karajo"


OTA LAPAU NAN KA  AMPEK

Halooo…kawan-kawan sadoalahnyo…lah lama kita tak berjumpa,,,kangen rasanya untuk menulis dan berbagi cerita kembali
Bagi teman-teman yang belum tahu ota lapau atau cerita di lapau (kedai) berkisah tentang cerita-cerita yang di dengar atau penulis bercerita di kedai, baik itu cerita lucu atau kisah nyata yang terjadi di daerah minang ini…
Sama halnya dengan sinetron-sinetron yang ditampilkan di awal acara apabila terdapat kesamaan nama pada tokoh bukan untuk menyinggung pribadi atau suatu golongan…namanya juga cerita lapau ( kedai) jadi cerita ini hanya untuk bersenda gurau belaka,,,(jangan di masuk kan kedalam hati,hahahhaha
,,,,nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas yang namanya

“HUBUNGAN MAKAN PINANG DENGAN KERJA”

Pinang, tau pinang kan….? ya, tanaman satu ini ditemukan di daerah tiongkok, India, Asia Tenggara, dan daerah tropis Afrika. Dulunya aktivitas mengunyah biji pinang ini sangat di gemari oleh masyarakat dan buah pinang ini bisa dimakan secara mentah, di rebus atau di panggang dan  manfaatnya sangat banyak lho kawan-kawan diantaranya bisa mengatasi masuk angin, mengatasi masalah pencernaan , menghilangkan racun di tubuh, menghilangkan bau tak sedak di mulut, merangsang nahsu makan dan tak kalah pentingnya keunggulan dari memakan buah pinang ini adalah bisa mengobati penyakit skizofrenia (gangguan jiwa) dan glaukoma  …keren ndak tuuuuu…
Nah, bagaimana kalau makan buah pinang dalam bekerja,,,apa ada hubungannya dengan bekerja..? Yupz, jawabannya ada, di daerah saya ada seorang pekerja tambal ban yang sangat lah hobi memakan buah pinang ini, caranya dengan mengiris kecil-kecil buah pinang tersebut lalu dimakan dengan mentah-mentah…
Suatu ketika ban motor saya kebetulan lagi bocor, tidak jauh dari tempat tersebut ada plang “tambal ban”,,,”wah,,sangat kebetulan sekali ini,,, ban bocor, tinggal di dorong sedikit lagi, nyampe deh ke tempat tukang tambal ban” begitu pikir saya …
Setibanya di sana, ada yang aneh dengan tukang tambal ban ini..terjadilah percakapan singkat antara saya dengan tukang tambal ban ini “
Tukang Tambal ban         : Ado apo diak…?
Saya                                       : “ Ko Ban motor awak nan di muko bocor da a…”
Tukang Tambal Ban           :Tunggu sabanta diak…(Sambil membukak isi tasnya dan mengeluarkan satu buah biji pinang)
Saya                                         :(Melonggo sambil berpikir untuk apa lah buh pinang ini ya…apa menempel kebocoran bannya dengan buah pinang atau jangan-jangan buah pinang ini diasapi lalu digunakan untuk pengobatan bocor ban, wah,,,ada-ada aja dengan tukang tambal ini..)
Seakan tau apa yang saya pikirkan tiba-tiba :
Tukang tambal ban            : a…jan bingguang mode itu diak,,,kog ndak makan buah pinang ko ndak salasai karajo ambo do….(sambil mengunyah pinang tadi) hahhah
Saya pun tertawa…
Ooo, ternyata si tukang tambal ini memang seperi itu kebiasaannya kawan-kawan….hmmm ternyata untuk tukang tambal ban yang satu ini, terdapat hubungan antara makan buah pinang dengan pekerjaannya hehehehe
Demikian lah cerita ota lapau nan ka ampek mudah-mudahan bisa mengusir kegalauan kawan-kawan,,,mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan dari tulisan –tulisan saya dan akhirnya saya tutup assalamualikum wr,wb…daaaaaa… c u…J
kira kira begini lah ilustrasi nya Uda Uni

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.